Brand Management/Manajemen Merek

Brand Management/Manajemen Merek
 
build a strong brand 
Kegiatan komunikasi pemasaran merupakan rangkaian kegiatan untuk mewujudkan suatu produk, jasa, ide, dengan menggunakan bauran pemasaran (promotion mix) yaitu : iklan (advertising), penjualan tatap muka (personal selling), promosi penjualan (sales promotion), hubungan masyarakat dan publisitas (public relation and publicity) serta pemasaran langsung (direct marketing) (Purba, dkk, 2006: 126 – 127). 

Pemasaran 
Mulai dari mekanisme bertukar barang (barter) yang kemudian mengalami ekspansi bertukar di satu tempat yang disebut dengan PASAR. PASAR pertama muncul pada 6.000 tahun SM di Mesopotamis. Mulai th 2.000 SM mulai digunakan logam berharga (cincin/perak) sebagai “uang” di kawasan Irak Kuno.
 
SEJARAH KOMUNIKASI PEMASARAN 
Era BABILONIA
Berbagai informasi tentang jasa tukang mulai dari pembuat minyak wangi sampai tukang sepatu
Era YUNANI KUNO
Pembawa kabar (CRIERS) yang mengabarkan jika ada peraturan baru dikeluarkan. Juga ada Sesclyptoe, agen penjual kosmetik yang menawarkan produknya dengan nyanyian (jingle).
 

What is A Brand?
Brand is “a name, term,sign, symbol, or design, or a combination of them, intended to identify the goods and
services of one seller or group of seller and to diffrenstiate the from those of competition”

(American Marketing Associations / AMA)
Why Do Brand Matter? Merek sangat penting baik bagi customer/consumer maupun bagi Perusahaan.

Pentingnya merek bagi Customer
1. Merek menunjukkan nama produsen/penyedia jasa  Identification source of product
2. Pelanggan dapat memberikan keluhan jika terdapat masalah (meminta pertanggungjawaban)  Assignment of responsibility to product maker
3. Merek memperkecil resiko yang diinginkan pelanggan (resiko fungsional, resiko fisik, resiko  finansial,resiko sosial, resiko psikologis, resiko waktu)  risk reducer
4. Merek menunjukkan harga  search cost reducer
5. Merek merepresentasikan janji dan kepercayaan (promise, bond or pact with maker of product)
6. Merek sebagai simbol dari suatu produk (Symbolic Device)
7. Merek merupakan tanda dari kualitas (Signal of quality)

Pentingnya merek bagi Perusahaan
1. Merek memudahkan identtifikasi dan pengelolaan produk/jasa (Means of identification to simplify handling or tracing)
2. Merek berguna untuk hak paten/legal/trademark (Means of legally protecting unique features) 
3. Merek merupakan penanda dari level kepuasan pelanggan (Signal of quality level to satisfied customers)
4. Merek mengasosiakan produk dengan ‘unik’ terhadap sesuatu yang berharga bagi pelanggan (Means endowing products with unique associations) 
5. Merek merupakan sumber keunggulan untuk bersaing  Source of competitive advantage 
6. Merek merupakan sumber bagi pendapatan (Source of financial returns)

Apa saja yang bisa menjadi merek?
1. Produk / Barang Fisik (coca cola , Marlboro, Sony, Mercedez Benz, Nescafe dll). 
2. Services / Jasa (Fedex, American Express, Blue Bird, Hotel Santika, Hard Rock Café,  dll)
3. Retailer / Distributor (Marks & Spencer, Matahari, Ramayana, Wall Mart, Carefour, Ace Hardware, dll)
4. Online Product & Services (Amazon, E-Bay, Kaskus, Bhineka dotcom, dll)
5. People & Organization (Martha Stewards, Ayam Goreng Suharti, Gudeg Yu Djum, Unicef, National Geographic, Pramuka, dll)
6. Sports, Art and Entertainment (Manchester United, BPL, Java Jazz, Star wars, Harry Potter, dll)
7. Geographic Location (Malaysia Truly Asia, Dutch, Venice, Australia, dll)
8. Idea & Causes (WWF, Aids Ribbon, Home Schooling, Rumah Baca, Indonesia Mengajar, dll)


Merek = Mindset?
Merek bukan hanya sekedar barang / Jasa. Merek melambangkan tangible dan intangible asset.

Merek yang kuat, merupakan asosiasi psikologis terhadap sesuatu barang / jasa. 

Penting untuk memberikan label dan arti pada suatu produk / Jasa. 

Merek menciptakan struktur mental dan membantu pelanggan untuk mengelola pengetahuan terhadap produk dan manfaatnya dan pada akhirnya menentukan pada keputusan untuk membeli /  memakai / bergabung / bertindak. Merek, memberikan nilai tambah bagi produsen.

Ingat! Merek  menjadi pembeda antar produk / jasa , namun sebagian besar Merek lebih terkait dengan intangible asset daripada tangible asset.

0 komentar:

Post a Comment